June 18th, 2013

Choice

Hidup itu soal pilihan.

Untuk diam atau bergerak. Berhenti atau berjalan. Bertahan di sini atau pindah ke sana. Tetap atau berubah. Dan lain lain. Dan lain lain.

Satu per satu orang-orang yang saya cintai dan saya butuhkan pergi menjauh, juga meninggalkan saya.

Ayah yang entah sekarang ada di mana.

Ibu yang mencari nafkah jauh di seberang.

Teman kerja yang dipecat karena difitnah melakukan tindak kriminal.

Mentor serta panutan yang harus ikut suaminya tinggal di kota sebelah.

Pergi merupakan hak—terkadang juga kewajiban yang kita tak mampu untuk mencegahnya. Harus diikhlaskan. Itu pilihan mereka dan bukan kita.

Tapi jika saya punya pilihan untuk mencegah satu lagi orang yang saya cintai dan saya butuhkan agar ia tetap di sini, saya akan lakukan pilihan itu.

I choose to let go but not letting you go.

That’s my choice.

June 13th, 2013
Now I’m free.

Now I’m free.

June 2nd, 2013
Aku sengaja menabung rindu,
menumpuknya di bejana kaca.
kota ini luas, dan aku tidak mau rinduku salah alamat
May 14th, 2013
Lihat, betapa cinta menyatukan perbedaan.

Lihat, betapa cinta menyatukan perbedaan.

May 2nd, 2013
Bahwa kebiasaan menghafal itu tidak menambah kecerdasan, malah menjadikan saya bodoh, mekanis, seperti mesin.

Tan Malaka

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2013.

March 15th, 2013
Begitulah. Waktu hadir agar kita bersabar—dan mengerti.
15/3/2013. 00:01 am.
February 6th, 2013
In the worst climate scenario, my kids will live in a world without coral reefs, with acid oceans and with wars fought over water.
Kim Yong Jim, President of The World Bank (via gpyouthid)
January 27th, 2013
anathyst:


Designer inspiration: Irna La Perle by bohorose featuring a box clutch

My future wedding dress, ah!

anathyst:

My future wedding dress, ah!

(Source: wifeyblabs)

beingindonesian:

Manado Tua Island, Bunaken Marine National Park, North Sulawesi, Indonesia.
(by Kaufik Anril)

beingindonesian:

Manado Tua Island, Bunaken Marine National Park, North Sulawesi, Indonesia.

(by Kaufik Anril)

January 24th, 2013
Aku selalu merasa bahwa perempuan sering jauh lebih tangguh daripada laki-laki. Dan mereka memikirkan kehidupan, bukan kegagahan. Kami, para lelaki, sering melakukan sesuatu demi kegagahan. Tapi kaum perempuan berbuat demi kehidupan.
Prasetya Riksa dalam Cerita Cinta Enrico (via singkongkejuyummy)

(via nutanocturnal)